Category Archives: Rumah

Pengembangan di Lahan Belakang Bagian 2

Anda juga bisa membuat ruang kerja ini sekaligus sebagai ruang tidur tamu, apabila ada keluarga yang akan menginap, Anda sudah memiliki ruangan untuk digunakan. Anda dapat membuat meja dan tempat tidur yang dapat dilipat, sehingga fungsi ruangan dapat berubah fungsi sesuai kebutuhan. Contohcontoh furnitur multifungsi, saat ini sangat mudah dapat Anda dapatkan di internet, apabila Anda membutuhkan ide tersebut.

Untuk ruang jemur, Anda dapat memanfaatkan sebagian sisa halaman di belakang sebagai ruang cuci dan jemur. Dengan manambahkan perkerasan berupa paving block, Anda bisa menjadikan area jemur yang nyaman. Anda sebaiknya jangan menjemur pakaian di halaman depan, karena secara etika dan estetika tentunya tidak baik.

Pengembangan di Lahan Belakang

Meja tidak dibuat dengan standar meja makan (tinggi 75cm), namun juga tidak dibuat dengan standar meja bar (tinggi 110-120cm). tapi cukup dibuat setinggi meja dapur (tinggi 85cm). Sehingga pada saat sedang memasak, meja dapat dijadikan area kerja. Namun pada saat makan, meja tersebut berubah fungsi menjadi meja makan. Anda dapat menggunakan kursi yang dapat dinaik-turunkan (bar stool) sebagai kursi makan.

Penggunaan cermin di rumah mungil akan sangat membantu untuk menambah kesan luas. Pantulan bayangan ruang pada cermin akan memberikan efek ruang bertambah. Cermin dapat Anda pasang di salah satu dinding ruang keluarga, di belakang sofa atau di dinding yang menempel dengan ruang tidur 2. Untuk saat ini, Anda belum dikaruniai putra, ruang tidur 2 dapat Anda manfaatkan sebagai ruang kerja.

Pengembangan di Lahan Belakang dilengkapi dengan Genset dari Jakarta

Pengembangan di Lahan Belakang dilengkapi dengan Genset dari Jakarta. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset Jakarta yang memberikan harga diskon dan garansi resmi.

Pertama-tama, pengembangan atau perubahan denah dilakukan dengan memanfaatkan ruang yang ada, agar lebih optimal. Kamar mandi bisa dipindahkan, namun jangan di bagian belakang, karena sebaiknya kamar mandi berada di tempat yang mudah pencapaiannya. Beda dengan konsep kamar mandi zaman dahulu atau model kamar mandi dan kakus di kampung, yang letaknya harus di belakang sejauh mungkin dari rumah induk.

Konsep kamar mandi saat ini, dengan bahan bangunan, saniter dan utilitas yang sudah baik menjadikan kamar mandi sebagai ruangan yang “paling mahal” saat Anda membangun rumah. Oleh sebab itu, kamar mandi saya letakkan di antara ruang tidur. Sehingga dengan berada di tempat ini, kamar mandi mudah dicapai dari semua ruangan.

Kedua, untuk rumah dengan keterbatasan ruang, saya menyarankan ruang tamu dan ruang keluarga dijadikan satu. Lebih baik memiliki satu ruang yang luas dan terbuka daripada ruang banyak namun kecil dan sempit. Ruang keluarga dibiarkan terbuka, menyatu dengan ruang makan dan dapur, supaya didapat ruang yang terbuka. Konsep seperti ini sudah biasa digunakan untuk ruang yang terbatas seperti di apartemen.

Namun apabila Anda masih ingin punya privasi, Anda dapat memperluas teras depan dan memanfaatkannya sebagai ruang penerima untuk tamu yang bukan keluarga atau teman dekat. Atau, teras bisa digunakan untuk “smoking area”, karena sangat tidak disarankan untuk merokok di dalam rumah.

Seperti yang saya singgung di atas, bahwa rumah yang luasnya terbatas sebaiknya tidak perlu menggunakan pembatas untuk memisahkan ruang. Saya yakin tamu yang berkunjung ke rumah Anda tentunya adalah teman dekat atau kerabat Anda, sehingga apabila ada kegiatan di ruang makan, Anda tentu masih merasa nyaman.

Ketiga, soal ruang makan. Saat ini, ruang makan yang menjadi satu dengan dapur, sudah sangat biasa di dalam rumah modern dan apartemen. Dengan memberikan sirkulasi udara dan alat pengisap yang baik, bau tidak akan menyebar ke seluruh rumah, walaupun dapur berkonsep terbuka. Meja makan bergaya bar juga sudah banyak dipakai di rumah dengan keterbatasan ruang.

Pengembangan di Lahan Belakang ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Pengembangan di Lahan Belakang ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik. Saya berumur 29 tahun, sudah berkeluarga namun belum memiliki anak. Saya membeli rumah tipe 38/72 (ukuran lahan 6m x 12m) dengan denah terlampir. Rumah yang mungil, ya, Pak.

Sekarang, rumah ini akan segera memasuki proses pembangunan, namun saya masih dapat mengubah denahnya sebelum dibangun oleh pengembang. Mohon bantuannya Pak, sebelum rumah tersebut dibangun, bagaimana saran Bapak mengenai denah rumah tersebut? Adakah yang harus diubah atau direnovasi? Saya berpikir untuk memindahkan lokasi kamar mandi ke lahan belakang yang kosong (sejajar dengan ruang tidur 2).

Dinding belakang antara teras dan ruang keluarga tidak dibangun, karena rencananya akan saya buat meja makan ala bar, sementara sisa lahan belakang akan ditutup atapnya dengan fber glass. Namun, saya masih ragu dengan ide ini, karena itu saya mohon masukan Bapak mengenai hal tersebut. Ruangan yang saya inginkan adalah sebagai berikut. 1. Ruang tamu. 2. Ruang keluarga jika memungkinkan. Mohon masukannya apakah ruang tamu dan keluarga sebaiknya digabung saja. 3. Dapur. 4. Jemuran. 5. Carport. 6. Taman.

Mohon sarannya mengenai penggunaan furnitur serta partisi yang tepat digunakan sebagai sekat antara ruang tamu dan keluarga. Mohon sarannya juga jika ingin menggunakan cermin untuk memberikan kesan luas di ruang tamu, bagaimana seharusnya? Saya bingung juga di mana dan bagaimana dapur dibuat.

Saya membayangkan untuk membuat dapur dengan meja gaya bar, mungkinkah? Lalu perlukah dibuat partisi atau sekat antara ruang tamu dan keluarga? Jika tidak, bagaimana cara memisahkan kedua ruangan tanpa sekat? Jika ya, partisi apa yang tepat? Satu lagi, ruang tidur 2 sebaiknya digunakan untuk apa, ya? Di mana sebaiknya meletakkan meja kerja?

Saya turut berbahagia dengan rumah baru Bapak yang akan segera dibangun. Semoga setelah jawaban ini dimuat, dapat ditambahkan pada rencana pembangunan rumah Anda. Mudah-mudahan pengembang rumah Anda bisa menerima dan menambahkan perubahan ini. Pertanyaan Anda memang banyak, namun saya sangat senang, karena berarti Anda sangat peduli dengan rumah Anda. Jadi, mari kita bahas satu persatu sambil menjelaskan pengembangan rumah Anda ini.