Cari Tahu Cara Bersalin Minim Nyeri

Tanpa bantuan farmakologi, nyeri persalinan memang tak bisa dihindari sama sekali, tetapi sangat bisa dikurangi. Menjelang bersalin, umumnya Mama akan merasa nyeri akibat kontraksi (his). Awalnya rasa nyeri pada kontraksi awal persalinan sama seperti sakit yang dirasakan saat kontraksi haid. Seiring proses melahirkan yang akan dilalui, intensitas nyeri pun meningkat dan makin sering terasa.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Begitu juga Mama yang menjalani induksi, proses ini akan menimbul kan rangsangan agar rahim berkon traksi lebih cepat. Alhasil, Mama akan merasakan nyeri yang hebat pula. Sebenarnya, rasa nyeri yang dirasakan selama persalinan sangatlah melibatkan unsur sub jektivitas. Artinya, rasa sakit ini berbeda-beda bergantung pada ke tahanan masingmasing individu. Lagi pula, rasa sakit saat melahirkan adalah normal lantaran kontraksi rahim yang menyebabkan pembuluh darah terjepit/tertekan oleh kepala janin. Kondisi ini menunjukkan, persalinan akan dimulai.

Nah, penekanan tersebut selanjutnya akan menyebab kan kontraksi sehingga menimbulkan nyeri. Kontraksi yang normal dirasakan Mama pada segmen/bagian atas rahim dan mendorong kepala janin ke bawah yang pada akhirnya membu ka mulut rahim. Pelebaran mulut rahim (dilatasi serviks) atau dikenal dengan istilah pembukaan, juga menambah rasa nyeri yang dialami Mama. Perlu juga diketahui, tekanan rahim yang fungsinya mendorong bayi keluar besarnya mencapai 60 mmHg.

Tekanan sebesar ini terjadi pada semua mamil di masa persalinan. Namun, setiap calon mama memiliki kesan berbedabeda mengenai tingkat nyeri ini. Satu hal yang bisa diyakini, yaitu bila kehamilan ini memang diharapkan, dan kita paham akan manfaat kontraksi bagi si kecil, maka kesiapan ini akan sangat membantu Mama dalam menghadapi nyeri. Bila sudah siap, usia berapa pun Mama ketika hamil, nyeri yang dirasakan bisa dijalani dengan tabah dan sabar. Nyeri Berlebihan Boleh jadi, trauma akan nyeri yang dirasakan pada persalinan sebelumnya membuat Mama merasakan nyeri berlebihan di persalinan berikut.

Sumber : https://eduvita.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *