Eksplor Asi Sunyi Anggi Noen Bagian 2

Tapi kesunyian ini yang memberi Anggi kesempatan menempatkan ledakan-ledakan kecil yang efektif, seperti saat Thukul tiba-tiba dengan lantang berbicara seolah-olah sedang memimpin demonstrasi, dalam sebuah adegan sureal di sebuah studio pasfoto, atau saat tiba-tiba istri Thukul, Sipon, memuncak kemarahannya kepada orang yang menuduhnya berbuat asusila.

Lewat flm yang terlihat sederhana ini, Anggi mampu memberikan rasa hidup di Indonesia pada saat itu kepada penonton: represif dan mencekam. Lahir di Sleman pada 1983, Anggi ada lah bagian dari komunitas sineas Yogyakarta, salah satu kota dengan geliat sinema paling bergairah di Indonesia. Film panjang pertamanya, Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), berkompetisi di Festival Film Locarno, yang bergengsi, tapi luput dari perhatian penonton awam flm Indonesia.

Sama halnya dengan Istirahatlah Kata-kata, flm pertama Anggi itu menggunakan tata kamera statis dan panjang untuk mere?eksikan emosi para karakternya. Anggi menganggap pendekatan sinema ini berasal dari bentuk seni pertunjukan yang dekat dengan dirinya. Sejak kecil, dia kerap menonton wayang dan ketoprak, yang tentu tidak mengenal pergantian sudut pandang.

Tentang kesunyian, Anggi bercerita tentang satu rutinitas yang telah dia lakukan bertahun-tahun: naik sepeda motor dari rumahnya di Desa Kali Duren, Sleman, ke pusat Kota Yogyakarta di jalan yang sepi. Film Anggi, termasuk flm-flm pendeknya, selalu berisi komentar sosial dan tak jarang bermain-main dengan politik. Tapi Anggi menolak mengatakan flm-flmnya sebagai flm politis.

Dia menganggap flmflmnya adalah rekam sejarah. Ini yang mengakibatkan penampilan kenyataan lebih menjadi prioritas baginya ketimbang penggambaran yang terlalu dipoles. Film-flm Yosep Anggi Noen memang konsisten secara gaya bercerita. Bukan kerja kamera yang hiperaktif atau penyuntingan gambar yang kinetik. Pewarnaan gambar pascaproduksi juga tidak dilakukan secara berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *