Mobil Ultra Efisien dari Hyundai

Mobil Ultra Efisien dari Hyundai – Isu cadangan bahan ba­ kar yang menipis ditanggapi dengan ekstrem oleh Hyundai. Pabrikan asal Korea Selatan itu pun mengeluarkan mobil yang memiliki kemampuan tiga mode penggerak. Mobil bernama Ioniq ini bisa beroperasi dengan menggunakan mode full electric, electric hybrid dan parallel hybrid. Mungkin teknologi ini bukan yang pertama, tapi Hyundai yang pertama mengadopsi ketiga mode penggerak itu dalam satu kendaraan.

Hyundai Ioniq dirancang untuk memberikan pengalaman mengemudi yang responsif dan menyenangkan, tapi dengan dampak kerusakan lingkungan yang minim. Para desainer Hyundai berhasil meracik tampilan Ioniq yang terlihat “emosional” tapi berkesan eco friendly. Desain eksterior bisa meminimalkan hambatan angin dan membantu aliran udara yang efisien di sepanjang bodi. Pada bagian depan, desain khas Hyundai tetap dipertahankan dengan tampilan gril heksagonal. Tampilan elegan dan terkesan mengalir lembut pada eksterior pun berlanjut ke interior.

Tampilan interior Ioniq terlihat lega dan bersih. Penataan tombol kontrol pun terkesan simpel tapi stylish. Penamaan Ioniq terinspirasi dari kata ion yang berarti atom bermuatan listrik. Hal itu terepresentasikan pada mobil yang mampu memiliki kombinasi penggerak elektrik yang cerdas. Selain itu, nama ini juga diharapkan mampu mendongkrak kesan Hyundai sebagai produsen yang peduli akan lingkungan. Mobil ini akan diperkenalkan perdana di Korea Selatan pada Januari tahun depan. Setelah itu, mobil ini akan turut dipamerkan di gelaran Geneva Motor Show dan New York Auto Show.

Roadster Blasteran Fiat – Mobil Keren untuk Menjelajah Kota Bunga

Roadster Blasteran Fiat – Mobil Keren untuk Menjelajah Kota BungaIni adalah Fiat 124 Spi- der. Roadster pabrikan Italia berkapasitas dua penumpang ini dikembangkan menggunakan basis dari Mazda MX-5. Mobil ini menjadi upaya pertama Fiat untuk kembali bermain di segmen sportscar cabriolet setelah berakhirnya produksi Fiat Barchetta 10 tahun silam. Walau harus berbagi platform dengan saudara jauhnya dari Jepang, tampilan Fiat 124 Spider terlihat cukup berbeda. Mulai dari desain lampu utama, gril, dan lampu belakang yang sedikit membulat. Pun dimensinya lebih panjang 139 mm, wheelbase lebih rendah 5 mm, lebih lebar 10 mm dan 2 mm lebih rendah dari MX-5.

Sayangnya saat Anda masuk ke interior, akan terlihat dasbor, konsol tengah, hingga setir yang identik dengan produk Mazda. Hanya lambang Fiat pada setir yang membuatnya sedikit berbeda. Beberapa hal yang membuatnya istimewa adalah mesin yang diambil dari Abarth 500, dengan kapasitas 1.368 cc. Mesin turbo MultiAir ini menyemburkan 138 dk dengan torsi maksimum 240 Nm yang tersedia mulai dari 2.250 rpm. Serta dipadu pilihan transmisi otomatis dan manual 6 percepatan. Selain itu, 124 Spider juga akan tersedia dalam versi Abarth yang diprediksi memiliki performa lebih baik dengan tampilan bernuansa balap.

Menggunakan sasis yang sama, ia dilengkapi suspensi double wishbone serta multi link pada roda depan dan belakang. Pelek 16 inci pun sudah jadi standar, sedangkan pada varian Lusso diberikan pelek 17 inci. Memiliki bobot 1.050 kg, ia hanya lebih berat 3 kg dari MX-5, cukup impresif mengingat desain bodinya yang berdimensi sedikit lebih besar dan penggunaan turbo di balik kap mesin. Fiat 124 Spider akan diproduksi bersama dengan Mazda MX-5 di Hiroshima, Jepang. Pihak Fiat belum mengumumkan harga resmi untuk meminang roadster blasteran Italia-Jepang ini. Tampil eksotis dengan atap terbuka, Fiat 124 Spider layak ditunggu kehadirannya di Indonesia

Demam Lada Dipicu Harga Bag4

Berbeda dengan Selvi, Dyah Manohara memprediksi harga lada tidak akan terjun bebas. Sebab, puncak kenaikan harga su dah terjadi pada 2015. Harga sekarang, menurut dia, sudah relatif ?at. Direktur Eksekutif IPC W.D.L. Gunaratne mengatakan permintaan pasar lada dunia meningkat pesat. Hal itu didorong adanya perubahan tren konsumen dunia yang beralih ke natural dan organik. Perisa buatan yang mengandung bahan kimia mulai ditinggalkan. ”Ini peluang besar untuk negara-negara produsen, terutama Indonesia,” kata warga negara Sri Lanka itu.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Tjahja Widayanti mengatakan permintaan lada dunia rata-rata naik 3,3 persen per tahun selama lima tahun terakhir. Pada 2015, permintaan lada di pasar internasional mencapai 390.200 ton atau senilai US$ 3,4 miliar. Amerika Serikat merupakan importir terbesar dengan pangsa 20,6 persen. Meski menjadi produsen, Indonesia juga mengimpor lada 1.400 ton per tahun.

Tjahja mengatakan Indonesia merupakan negara penghasil lada terbesar kedua di dunia. Pada 2013, produksi lada Indonesia mencapai 91 ribu ton. Angka itu turun menjadi 88.300 ton pada 2015. Sebanyak 55 persen produksi lada Indonesia diekspor. Meski luas tanam bertambah, penurunan produksi ini diduga akibat hujan yang turun sepanjang tahun sehingga pembungaan gagal. ”Akibat turunnya produksi, harga naik sekitar 13,5 persen per tahun,” ujarnya.

Indonesia memiliki potensi besar karena luas lahan ladanya merupakan yang terbesar di dunia, yakni 178 ribu hektare. Sayangnya, produktivitas Indonesia hanya 0,5 ton per hektare. Bandingkan dengan Vietnam, yang mencapai 3,2 ton per hektare. Gunaratne menilai rendahnya produktivitas lada di Indonesia lantaran petani belum menganggapnya sebagai komoditas utama. Kebanyakan kebun lada diusahakan ala kadarnya, bahkan boleh dibilang tanpa pemupukan. ”Lada Indonesia adalah lada organik secara tidak disengaja,” kata Gunaratne. Sayangnya, tidak ada yang disertifkasi sehingga harganya dihitung sama saja.

Dua Smartphone Terbaru Apple

iPhone 6 dan iPhone 6 Plus, dua smartphone terbaru Apple yang sudah lama digosipkan, akhirnya resmi muncul ke publik di Cupertino, AS beberapa waktu lalu. Ukuran keduanya adalah 4,7 inch (iPhone 6) dan 5.5 inch (iPhone 6 Plus). Desain iPhone 6 ini terbilang agak berubah dibandingkan iPhone sebelumnya.

Baca juga : Net89

Bentuknya kini bersiku melengkung sehingga lebih ergonomis dengan tangan. iPhone 6 berlayar IPS 4,7 inch berlapis anti gores Shatter proof glass, beresolusi 750×1334 pixels dan kerapatan 326 ppi. Kameranya 8 MP dengan bukaan f/2,2 yang peka cahaya, tanpa keberadaan OIS sebagai peredam guncangan. Apple iPhone 6 kabarnya dibanderol USD 199 (16 GB), USD 299 (64 GB) dan USD 399 (128 GB).

Sementara iPhone 6 Plus berukuran layar 5,5 inch yang ditargetkan untuk segmen premium, punya spek lebih baik daripada iPhone 6. Layar iPhone 6 Plus yang 5,5 inch beresolusi 1920 x 1080 pixels, kerapatan 440 ppi dan berteknologi Retina HD. Sisi belakang phablet dilapisi anodized aluminium dibalut frame stainless steel. Kameranya berteknologi terbaru, yaitu kamera 8 MP iSight dengan True Tone dual ­ash LED dan bukaan lensa lebih baik menjadi f/2,2.

Kamera iPhone 6 Plus ini juga dibekali optical image stabilization (OIS), sebagai peredam goyangan saat memotret. iPhone 6 dan iPhone 6 Plus ditenagai chipset Dual-core 1,4 GHz Cyclone dan GPU PowerVR GX6650 plus bersistem operasi iOS 8. Fitur konektivitasnya berupa LTE, NFC, serta Wi-Fi 802.11ac yang diklaim 3x lebih cepat dibanding WiFi iPhone 5S. Apple iPhone 6 Plus bakal dijual sebesar USD299 (16 GB), lalu USD399 (64 GB) dan USD499 (128 GB).

Phablet Terjangkau ZTE ZMAX

ZTE merilis phablet Android ZMAX untuk operator T-Mobile di Amerika. Phablet berlayar 5,7 inch terjangkau ini akan beredar akhir bulan ini, yaitu 24 September dengan harga $252 tanpa kontrak, atau seharga USD10.50 per bulan selama 24 bulan. Fitur ZTE ZMAX berupa prosesor Qualcomm Snapdragon 400 1,2 GHz quad-core plus memori RAM 2 GB. Ada 16 GB memori internal dan bisa diperbesar dengan microSD.

Layarnya 5,7 inch dengan resolusi 1280 x 720 pixels. Kamera utamanya 8 MP dan bisa merekam video Full HD 1080p ditambah kamera depan 1,6 MP untuk berfoto sel­e. ZTE ZMAX ditenagai baterai yang cukup besar, 3.400 mAh dan berbasis Android 4.4.2 KitKat. Tambahan ­tur lain adalah dual-microphone anti bising dan Dolby DM3 audio.

Eksplor Asi Sunyi Anggi Noen Bagian 2

Tapi kesunyian ini yang memberi Anggi kesempatan menempatkan ledakan-ledakan kecil yang efektif, seperti saat Thukul tiba-tiba dengan lantang berbicara seolah-olah sedang memimpin demonstrasi, dalam sebuah adegan sureal di sebuah studio pasfoto, atau saat tiba-tiba istri Thukul, Sipon, memuncak kemarahannya kepada orang yang menuduhnya berbuat asusila.

Lewat flm yang terlihat sederhana ini, Anggi mampu memberikan rasa hidup di Indonesia pada saat itu kepada penonton: represif dan mencekam. Lahir di Sleman pada 1983, Anggi ada lah bagian dari komunitas sineas Yogyakarta, salah satu kota dengan geliat sinema paling bergairah di Indonesia. Film panjang pertamanya, Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), berkompetisi di Festival Film Locarno, yang bergengsi, tapi luput dari perhatian penonton awam flm Indonesia.

Sama halnya dengan Istirahatlah Kata-kata, flm pertama Anggi itu menggunakan tata kamera statis dan panjang untuk mere?eksikan emosi para karakternya. Anggi menganggap pendekatan sinema ini berasal dari bentuk seni pertunjukan yang dekat dengan dirinya. Sejak kecil, dia kerap menonton wayang dan ketoprak, yang tentu tidak mengenal pergantian sudut pandang.

Tentang kesunyian, Anggi bercerita tentang satu rutinitas yang telah dia lakukan bertahun-tahun: naik sepeda motor dari rumahnya di Desa Kali Duren, Sleman, ke pusat Kota Yogyakarta di jalan yang sepi. Film Anggi, termasuk flm-flm pendeknya, selalu berisi komentar sosial dan tak jarang bermain-main dengan politik. Tapi Anggi menolak mengatakan flm-flmnya sebagai flm politis.

Dia menganggap flmflmnya adalah rekam sejarah. Ini yang mengakibatkan penampilan kenyataan lebih menjadi prioritas baginya ketimbang penggambaran yang terlalu dipoles. Film-flm Yosep Anggi Noen memang konsisten secara gaya bercerita. Bukan kerja kamera yang hiperaktif atau penyuntingan gambar yang kinetik. Pewarnaan gambar pascaproduksi juga tidak dilakukan secara berlebihan.

Eksplor Asi Sunyi Anggi Noen

Sangat mudah memilih Yosep Anggi Noen sebagai sutra dara Indonesia yang memiliki pencapaian tertinggi tahun ini. Arahannya dalam film Istirahatlah Kata-kata (Solo, Solitude) sangat matang dan efektif untuk menginterpretasikan satu penggalan masa dari hidup seorang tokoh yang telah menjadi bagian kuat dari sejarah reformasi Indonesia, seniman aktivis Wiji Thukul.

Mengangkat kisah hidup seorang tokoh penting adalah kesempatan yang seksi bagi seorang pembuat flm karena hidup dan karakter para tokoh yang menjadi dasar cerita biasanya menarik. Tapi sering kali sineas, terutama di Indonesia, terjebak dalam kecenderungan menjadikan tokoh tersebut sebagai kultus individu, sehingga karakter tokoh itu menjadi tidak realistis.

Dari masa hidup Wiji Thukul yang lahir pada 1963 di tengah keprihatinan sampai hilangnya bersama belasan aktivis lain pada 1998, Yosep Anggi, yang juga menulis skenario flm ini, memilih periode persembunyian Thukul di Pontianak pada 1996-1997 sebagai materi cerita. ”Dari riset yang saya lakukan, saya berkesimpulan justru di periode ini suasana emosi Wiji Thukul paling kompleks,” kata Anggi.

Dia juga menambahkan bahwa pada masa pelarian di Kalimantan, selain sikapnya yang waswas setelah menjadi buron, Thukul sering marah karena merasa tersingkirkan dari pergerakan di Jakarta. Dalam flm Istirahatlah Kata-kata juga terlihat Thukul menemukan pemahaman baru tentang dirinya sendiri di lingkungan yang asing.

Anggi memilih membenturkan kompleksitas karakter dan situasi politik saat itu dengan pendekatan sinema yang rendah hati. Ia tidak melibatkan adeganadegan kolosal Indonesia yang bergejolak, atau adegan meriah Thukul yang membacakan puisi-puisinya dengan karismatis. Kalaupun ada beberapa puisi Thukul yang dimasukkan ke flm, semuanya ditampilkan lewat narasi voice-over. Hasilnya adalah sebuah flm yang kontemplatif dan sunyi.

Nila Goreng Saus Cabai Hijau Untuk 3 porsi ala Catering Jakarta

Nila Goreng Saus Cabai Hijau Untuk 3 porsi ala Catering Jakarta

Bahan: 3 ekor ikan nila ukuran kecil, kerat-kerat 2 siung bawang putih, haluskan 1 sdt garam 1/2 sdt ketumbar bubuk 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bahan Toping: 8 btr bawang merah, iris halus 2 siung bawang putih, iris halus 2 cm jahe, memarkan 8 bh cabai hijau keriting, iris serong 3 bh cabai hijau besar 4 bh tomat hijau, potong-potong 1 sdt garam 1 sdt gula pasir 150 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat: 1. Lumuri ikan, bawang putih, garam, dan ketumbar. Diamkan 15 menit. 2. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan pada api sedang hingga matang dan kering lalu Sisihkan. 3. Tumis bawang putih dan bawang putih serta jahe hingga tercium bau harum. Masukkan cabai hijau dan tomat hijau. Aduk sampai layu. 4. Bubuhi garam, gula pasir. Aduk rata. Tuangkan air. Aduk sampai sedikit mengental. 5. Siramkan di atas ikan.

Lele Goreng Krispi Untuk 6 porsi

Bahan: 6 ekor ikan lele, kerat-kerat 1 sdt garam 2 sdt air jeruk nipis 750 ml minyak, untuk menggoreng

Bahan Kremes: 25 gr tepung sagu 450 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 120 gr tepung beras 1/2 sdt garam

Bumbu Halus: 6 butir kemiri, sangrai 4 siung bawang putih 3 butir bawang merah 1 sdt ketumbar 1/2 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk

Cara Membuat: 1. Lumuri ikan lele dengan garam, sebagian bumbu halus, dan air jeruk nipis. Diamkan 20 menit dalam lemari es. 2. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan pada api sedang hingga 1/2 matang. Sisihkan. 3. Bahan kremes, campur sisa bumbu halus, garam, tepung beras, dan tepung sagu dan Aduk secara merata. Tuangkan santan sambil diaduk hingga rata serta licin. 4. Goreng adonan kremes menggunakan minyak yang telah dipanaskan pada api besar. Biarkan kremesan naik dan buihnya hilang. Kecilkan api. 5. Kumpulkan kremesan perlahan dengan sendok kayu. Letakkan ikan di pinggir kremesan. Lipat hingga kremesan menutupi ikan. Goreng sampai matang.

 

Roti Tongkat Ikan Tabur Keju Untuk 24 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Roti Tongkat Ikan Tabur Keju Untuk 24 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Bahan: 250 gr tepung terigu protein tinggi 50 gr tepung terigu protein sedang 1/2 sdt garam 1/2 sdt baking powder 1/2 sdt ragi instan 1/2 sdt gula pasir 200 ml air 2 sdm abon ikan 1 btr telur, untuk olesan 50 gr keju, parut halus

Cara Membuat: 1. Campur tepung terigu, garam, baking powder, ragi instan, dan gula pasir. 2. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai elastis. 3. Diamkan 30 menit. Kempiskan sambil ditambahkan abon dan diuleni rata. Timbang 20 gram. 4. Bentuk memanjang. Letakan di atas loyang yang dioles margarin. Diamkan 30 menit. 5. Oleskan telur, taburkan keju. 6. Oven menggunakan api bawah dengan suhu 180 derajat Celcius dalam waktu 15 menit hingga matang.

Donat Ikan Untuk 16 porsi

Bahan: 200 gr tepung terigu protein tinggi 50 gr tepung terigu protein sedang 1/2 bks ragi instan 2 sdm gula pasir 2 btr telur 200 ml air 30 gr margarin 1/2 sdt garam

Bahan Isi: 200 gr ikan tongkol 150 ml santan, dari 50 ml santan instan ditambahkan 10 bh cabai rawit merah 1/2 sdt gula pasir 1 ikat kemangi, petiki 2 sdm minyak, untuk menumis 100 ml air 1/2 sdt garam

Bumbu Halus: 5 btr bawang merah 2 siung bawang putih 4 bh cabai merah

Cara Membuat: 1. Isi, lumuri ikan 1/2 sdt air jeruk nipis, dan 1/4 sdt garam. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan hingga matang lalu diangkat. Setelah dingin suwir-suwir. 2. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan ikan tongkol, santan, cabai rawit, garam dan gula pasir. Aduk sampai meresap. Masukkan kemangi. Aduk rata. 3. Campur bahan donat kecuali margarin dan garam sampai rata. 4. Masukkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit 5. Bentuk bola 25 gram. Diamkan 10 menit Isi dengan tumisan Bentuk bola-bola. Diamkan 20 menit. Goreng sampai matang.